Hai!!

Assalamualaikum Wr.Wb..
Hai! Selamat datang di blog saya. Blog saya ini isinya tentang pengalaman-pengalaman sya, dan juga beberapa cerita. Khususnya cerita dongeng yang berhubungan dengan ratu atau kerajaan. Selamat menikmati!!

Sabtu, 01 Januari 2011

Love Letter Carrier ( Surat Pembawa Cinta ) Part3

Once completed return, Princess Diane awaits the arrival of Daniel. Half an hour had passed. But she remained silent. After about two hours later, she began to feel tired. Then she left the reply letter from him and a letter from her new special for Daniel. The contents of the new letter were:
 
"Hi!! How are you doing? I'm waiting for you here. But you did not come. What is a hunter was very busy, if yes, you must be diligent, industrious maintain health. I want to leave these letters. Please send to people designated person .. And yes, actually I wanted to say something to you, that ... I want to meet you .. VERY WANT "


Several hours later, Daniel came to the edge of the stream. He read the letter, then went to the palace. Arriving at the palace gate, he immediately climbed it, then he secretly entered the room through the window of Princess Diane, with no catches. He woke the princess from her sleep. When viewing who is awakened, the princess fell open. "Daniel?" she asked. "Yes," Daniel said softly. "What are you doing here?" asked the princess again. "Did not you say that you want to see me?" Daniel asked. "Yes, but .. Now at 11 tonight," said the princess. Looking at the pleading face of Daniel, the princess said, "All right. Please sit down!"
For hours they were chatting. There was, the clock is showing the time at 2 am. Daniel returned to his home again. And daughter back to sleep.


The next day, the princess went to the Dark Forest again. There, she met Daniel. "Princess, I want to tell something is important to you,". "Say it Daniel," said Princess Diane. "Princess, in fact, after you left the reply letters from you, I did not send it to the intended people. I threw a few letters. And menjwab single letter left over, So actually people who replied to the letters is my daughter" he said honest. "Why did you do that?" princess asked flatly. "Because, I want to be closer to daughter. Actually, I loved the princess. Perhaps the princess will be upset after hearing this confession. But, so be it. I'm willing princess yelled at me or punish me. Because it's my fault," he said resignedly. "I'm not going to punish Daniel. I was already in love with you," said the princess. "You love me?" Daniel confused. The princess nodded. Then Daniel to his knees, he pulled out a ring from his pocket .. "Would you marry me?" Daniel applying to Princess Diane. "Yes, I want to," replied the princess blushed.


Three days later, the wedding begins. Then, Princess Diane and Daniel became the happy couple forever. Oh, really beautiful love story and different. Starting from a paper, and lies.


THE END


Translate to Bahasa :

Setelah selesai membalas, Putri Diane menanti kedatangan si Daniel. Setengah jam sudah lewat. Namun dia tetap berdiam. Setelah sekitar dua jam kemudian, dia mulai terasa lelah. Lalu dia meninggalkan balasan surat darinya dan sepucuk surat baru darinya khusus untuk Daniel. Isi surat baru itu adalah:
 " Hai!! Apa kabar? Aku menunggui kamu di sini. Tapi ternyata kamu tidak datang. Apakah menjadi pemburu itu sangat sibuk? Kalau ya, kamu harus rajin-rajin menjaga kesehatan. Aku ingin menitipkan surat-surat ini. Tolong kirim ke orang-orang yang dituju ya.. Dan, sebenarnya aku ingin bilang sesuatu ke kamu, bahwa... Aku ingin bertemu kamu.. SANGAT INGIN "

Beberapa jam kemudian, Daniel datang ke pinggir sungai itu. Ia membaca surat itu, lalu pergi ke istana. Sesampainya di gerbang istana, dia langsung memanjatnya, Lalu diam-diam dia memasuki kamar Putri Diane melalui jendela, tanpa kepergok. Dia membangunkan sang putri dari tidurnya. Saat melihat siapa yang membangunkannya, sang putri ternganga. "Daniel?" tanyanya. "Ya," jawab Daniel lembut. "Apa yang kau lakukan di sini?" tanya putri lagi. "Bukankah kau bilang bahwa kau ingin bertemu denganku?" Daniel bertanya. "Ya, tapi.. Sekarang jam 11 malam," jelas sang putri. Melihat muka Daniel yang memelas, putri berkata "Baiklah. Silahkan duduk!"

Selama berjam-jam mereka asyik mengobrol. Tak terasa, jam sudah menunjukkan waktu jam 2 pagi. Daniel pulang ke rumahnya kembali. Dan putri kembali tidur.

Keesokan harinya, sang putri pergi ke Hutan Gelap lagi. Di sana, dia bertemu Daniel. "Putri, saya ingin memberitahu suatu hal penting kepadamu,". "Ucapkanlah Daniel," ucap Putri Diane. "Putri, sebenarnya, setelah kau menitipkan surat-surat balasan darimu, aku tidak mengirimkannya ke orang-orang yang dituju. Aku membuang beberapa surat. Dan menjwab satu surat yang tersisa, Jadi, sebenarnya orang yang membalas surat-surat putri adalah saya" ujarnya jujur. "Mengapa kau melakukan itu?" tanya putri datar. "Karena, aku ingin lebih dekat dengan putri. Sebenarnya, aku mencintai putri. Mungkin putri akan marah setelah mendengar pengakuanku ini. Tapi, biarlah. Aku rela putri memarahiku atau menghukumku. Karena ini memang kesalahanku," jawabnya pasrah. "Aku tidak akan menghukummu Daniel. Aku sudah terlanjur cinta kepadamu," ucap sang putri. "Kau mencintaiku?" Daniel bingung. Sang putri mengangguk. Lalu Daniel berlutut, dia mengeluarkan sebuah cincin dari kantungnya.. "Maukah kau menikah denganku?" lamar Daniel kepada Putri Diane. "Ya, aku mau," jawab sang putri tersipu malu.

Tiga hari kemudian, acara pernikahan dimulai. Lalu, Putri Diane dan Daniel menjadi pasangan bahagia selama-lamanya. Oh, sungguh cerita cintai yang indah dan berbeda. Berawal dari sepucuk kertas, dan kebohongan.

SELESAI

2 komentar: